Pages

Kamis, 11 Juli 2013

sebuah pilihan ..

heiiheii ~ mav kan aku kali ini suasana hatiku sedikit buruk , jadi di postingan kali ini aku gak bisa ceritain hal lucu yang bisa bikin kalian ketawa karna aku sendiri lagi gak bisa ketawa .

entah kenapa sekuat apapun aku nahan , tetep gak bisa mungkiri apa yang ada di hati kecil ini ,
iya sesungguhnya hati kecilku sangat sangat menginginkan untuk kuliah taun ini juga
dari dulu aku sangat berambisi untuk bisa kuliah , yah melihat semua kakakku memakai Toga dengan senyum kedua orang tua yang mengembang , selalu membuatku bermimpi untuk segera merasakan bagaimana dunia perkuliahan ..

tapi akupun tak bisa egois , aku sangat paham aku bukan dilahirkan sebagai anak orang kaya atau dari keluarga berlebih . tapi tak bolehkan ku punya cita-cita yang tinggi ? jadi seorang Apoteker misalnya?
pada kenyataannya aku memang dilahirkan sebagai anak seorang pensiunan guru agama dan mantan guru sd tapi walau begitu aku sangat bangga terhadap mereka . aku sangat bersyukur memiliki kedua orang tua yang hebat yang sholeh dan sholeha . mereka sangat kuat dan tabah menghadapi beribu cobaan yang selama ini mereka hadapi. Mereka mengajarkanku bagaimana hidup dengan kesederhanaan ,kesabaran , keikhlasan, ketulusan , saling berbagi , mudah memavkan ,bergotong royong , saling menyayangi antar saudara ,dan masih banyak sekali yang mereka ajarkan padaku . mereka juga takpernah sekalipun mengajarkan kekerasan pada kami , mereka tak perna memukul kami.
oyah , aku memiliki banyak saudara . ada 4 orang kakak laki-laki dan seorang kakak wanita . 3 diantaranya sudah berumah tangga dan seorang lagi insyaallah akan segera menyusul . rumahku yang ramaipun menjadi sepi bahkan sangat sepi . satu persatu sudah memiliki kehidupan baru dan keluarga baru ..

awalnya kedua orang tuaku juga mencari berbagai cara untukku agar bisa kuliah taun ini salah satunya seperti memasukkanku di Ganesha Operation sejak kelas 2 smk . namun aku semakin kesulitan pada kelas tiga karna ku harus mempersiapkan ujian praktek kejuruanku juga ujian nasional ku , hingga akhirnya aku bertekat merelakan GO dan keluar pada awal taun ini . impianku untuk kuliah taun ini sebenarnya suda mulai kandas waktu itu. masalah demi masalah yang keluargaku hadapi pun ikut membuatku berpikir kembali agar kuliahku ditunda taun depan . aku dilanda gundah .. hatiku seakan bingung , apakah pilihanku ini sudah tepat ?? aku berunding dengan keluarga, sebagian diantara mereka setuju untuk membiarkanku menunda kuliah di taun depan namun sebagian dari mereka juga menguatkanku agar tidak menyerah dan tetap memiliki motivasi melanjutkan kuliah taun ini . mana yang harus ku pilih Tuhan ? teman-teman , dan juga guruku memberiku semangat agar tidak menyerah dan terus berusaha agar tetap mencoba tes sbmptn . tapi aku tak bisa seegois itu :( jika aku mengikuti tes , kekuatan yang ku tahan akan goyah lagi .aku hanyalah manusia biasa dan yang berhak menentukan jalanku hanyalah Allah semata ..
akhirnya aku memutuskan Shalat istighara, setelah itu aku semakin mantap untuk menunda kuliahku taun depan...
Pilihan ini bukan karena aku tak inginnn kuliah ="")) tapi karena aku harus mengerti dan memahami keadaan orang tuaku . mereka kini bertambah tua , beban yang mereka pikul masih sangat berat dan aku tak ingin menambah beban pada mereka , biarpun mereka tak perna mengeluh padaku tapi aku memahami betul bagaimana sifat mereka ..
meski awalnya aku sangat sesak tiap ditanya , "kuliah dimana ? " "ketrima dimana ?" tapi jawabanku selalu "masih kerja dulu taun ini" jawaban itu awalnya emang bikin aku sesak tapi Mama bilang harusnya aku bangga , dengan begitu aku tak lagi manja dan bergantung pada orang tuaku ,  tidak hanya berfikir untuk egois dan memaksa orang tua agar menguliahkanku, tapi aku sudah punya citacita untuk membiayai hidupku sendiri sejak kini ..  meski keinginan itu belum terwujud sempurna tapi insyallah aku akan selalu berusaha menyempurnakannya ..

waktu itu aku juga sempat berfikir jika memang Allah menakdirkanku untuk kuliah taun ini mungkin aku bisa terpilih pada salah satu jurusan di jalur undangan , tapi jika aku tak diterima pada jalur undangan mungkin Allah menyiapkan suatu yang lebih baik di taun depan . dengan kondisi keuangan yang InsyaAllah lebih siap dari sekarang , dan betul aku tak lolos di jalur undangan .. tapi aku tak kecewa . mungkin memang Allah jauuh lebih tau apa yang terbaik untukku ..

tiba saat tes sbmptn , semua pada gencar dan bingung . aku hanya berusaha menutup telingga dan mataku. setelah pengumuman sbmptn seketika akun sosial facebook dan twitterku dibanjiri oleh suka cita  mereka yang lolos sbmptn dan duka bagi yang tak lolos . tiap denger kabar temen yang lolos rasanya ikut seneng banget mereka gak akan bingung lagi mencari universitas . bagi temanku yang tak lolos aku juga ikut sedih mendengarnya, ya aku tau betul bagaimana kerja keras mereka agar lolos tapi percayalah teman , Allah sudah pilihkan yang lebih baik dari semua yang kau inginkan.

Akupun berusaha untuk tegar dan tidak meyesali pilihan yang ku ambil ,. pada saatnya aku akan mengetauhi bagaimana indahnya rencana yang telah Allah siapkan  ..

2 komentar:

Unknown mengatakan...

bersabar untuk menerima kenyataan, dan bersyukur atas segala nikmat yg Allah swt telah berikan. Berbahagialah melihat orang yang bahagia walau harus ada tangis dalam hatimu

Dan...
kamu harus belajar, bahwa untuk mengapai impian dibutuhkan pengorbanan & kesabaran yg ekstra.

Unknown mengatakan...

iya satt, insyaallah bakal belajar lebih baik lagi untuk bersabaar dan bersyukur :)

hihi okesipp..

Posting Komentar