Malam dimana Imah benar-benar ingin lari kesuatu tempat, ia ingin
meluapkan apa yang ada dalam fikirannya. Pada malam itu seusai kuis pada salah
satu mata kuliah yang Imah tempuh ia segera menghampiri seorang yang bernama
Ilym. Dia teman yang slalu setia bersama-sama, hingga untuk pulang mereka
selalu bersama-sama.
"Lym, nanti pulang bareng kah? Tapi aku pengen mampir kesuatu tempat nih" ungkap Imah.
"Yauda terserah kamu, kalo mau duluan ya gapapa" ilym menjawab dengan nada yang sulit ia artikan.
Akhir-akhir ini sepertinya memang ada sesuatu yang terjadi namun
imah tak kunjung menemukan apa yang sebenarnya terjadi dengan teman dekatnya
itu, setiap kali di tanya mata ilym tidak tertuju padanya ekspresinya pun tak
biasa. entah imah yang terlalu sensitif atau bagaimana , tapi imah mencoba
bersikap seperti biasa walaupun sebenarnya ia sedang mempelajari sifat temannya
yang satu ini. Sudah beberapa kali ini dia aneh, apa dia pernah berbuat salah
dengan ilym? Semua tanya imah berterbangan di kepalanya.
Beberapa kali ia menanyakan ada apa dengan temannya itu namun tak
ada jawaban yang benar-benar logis. Imah dulu pernah membiarkan dan menjaga
jarak dengan temannya yang satu ini tapi yang diterima justru pertanyaan balik
dari ilym "kamu kenapa mah?" imah sangat heran, "bukankah dia
yg sepertinya tidak menginginkan ku ada didekatnya? salahkah aku menghindar karna sikapnya yang
seperti itu?" dan banyak pertanyaan dibatin imah. Jadi karna pengalaman
itu kini imah tetap disampingnya namun hanya diam karena ia tetap tak mengerti
harus bersikap seperti apa menanggapi keanehannya temannya ini.
Mereka menuju parkiran kampus, setelah keluar imah dan ilym
bersama melajukan masing-masing kendaraannya.
"Kamu jadi bareng ?" ilym membuka pertanyaan
"iya lym tapi ntar sampe delta kita mencar ya, aku mau mampir kesuatu tempat" jawab imah.
"Aku juga nih mau ketempat temenku"
"Okedeh"
Kemudian kedua gadis itu melaju dengan kendaraan mereka masing-masing, tapi beberapa meter setelah percakapan tadi ketika dilampu merah pertama ilym berkata
"Kita mencar disini aja yaa aku mau lewat sana aja "
"Oh iya lym hatihati yaa "
"Iya kamu juga"
"Kamu jadi bareng ?" ilym membuka pertanyaan
"iya lym tapi ntar sampe delta kita mencar ya, aku mau mampir kesuatu tempat" jawab imah.
"Aku juga nih mau ketempat temenku"
"Okedeh"
Kemudian kedua gadis itu melaju dengan kendaraan mereka masing-masing, tapi beberapa meter setelah percakapan tadi ketika dilampu merah pertama ilym berkata
"Kita mencar disini aja yaa aku mau lewat sana aja "
"Oh iya lym hatihati yaa "
"Iya kamu juga"
Lalu mereka melesat ke dua arah yang berbeda. Setelah mereka berpisah, Imah mengencangkan laju kendaraannya dan berteriak, entah apa yang terjadi dengannya seketika ia ingin meluapkan sesuatu . Bulir-bulir air mata jatuh membasahi pipinya, dengan kecepatan yang cukup tinggi ia ingin segera tiba ditaman itu. Taman yang sangat ingin ia kunjungi dimalam itu .. Malam dimusim kemarau namun terasa dingin dan mencekam baginya, ini waktunya dia benar-benar ingin sendiri..
-tobecontinue-
0 komentar:
Posting Komentar